"Ini komitmen yang kuat, meskipun itu bukan solusi berbasis alam, tetapi itu hijau, itu adalah, katakanlah, energi netral karbon. Sisanya akan disediakan oleh gas alam, yang saya pikir semua pihak menganggap ini sebagai bahan bakar transisi," tuturnya.
(Taufik Fajar)