Menurutnya, capaian program rumah subsidi membuktikan minat yang tinggi dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Sehingga, isu tentang tekanan daya beli masyarakat yang berhembus belakangan bisa menjadi anomali dalam lingkup ekonomi.
Lebih lanjut, Maruarar menekankan bahwa pembangunan dan penyaluran kredit rumah bersubsidi telah menimbulkan efek turunan bagi ekonomi masyarakat, mulai dari pekerja bangunan, toko material penyedia bahan bangunan, hingga supir yang mengantar material.
"Ini ekosistem yang melibatkan jutaan orang. Berkat arahan Presiden Prabowo yang meyakini pentingnya rumah subsidi, beliau bahkan datang dua kali tahun lalu di acara rumah subsidi," kata dia.