Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MA Lantik Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI Siang Ini

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 09 Februari 2026 |12:10 WIB
MA Lantik Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI Siang Ini
Thomas Djiwandono dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Mahkamah Agung (MA). (Foto :Okezone.com/YouTube DPR)
A
A
A

JAKARTA – Thomas Djiwandono dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Mahkamah Agung (MA), siang ini. Ia dijadwalkan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan MA pada pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, Thomas Djiwandono telah disahkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026.

Thomas menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi, mulai dari usulan hingga uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), telah dilaluinya dengan mematuhi koridor hukum yang berlaku.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada DPR dan juga secara khusus Pimpinan Komisi XI serta anggota Komisi XI yang kemarin telah melalui proses fit and proper bersama saya. Proses tersebut saya jalani dengan baik dan mengikuti seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," ujar Thomas.

Dua poin utama yang menjadi sorotan Thomas adalah keberlanjutan independensi Bank Indonesia dan penguatan kolaborasi antara otoritas moneter dengan otoritas fiskal. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global.

"Di sini saya ingin sampaikan sekali lagi komitmen saya untuk menjaga independensi bank sentral dan, seperti yang saya sampaikan kemarin dalam proses fit and proper, menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter," tegasnya.

 

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah spekulasi “tukar guling” dalam pergeseran jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono.

Purbaya menyebut pertukaran posisi tersebut murni merupakan kebetulan berdasarkan kebutuhan organisasi.

"Bukan tukar guling, kebetulan saja," kata Purbaya.

Isu tukar guling ini mencuat sebelum Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menggantikan Thomas Djiwandono. Selanjutnya, Thomas Djiwandono ditunjuk mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia, jabatan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Juda Agung.

Purbaya menjelaskan bahwa penunjukan Juda Agung sebagai Wamenkeu didasarkan pada kompetensi dan rekam jejaknya. Menurutnya, dibandingkan mencari sosok baru yang memerlukan proses panjang, kemampuan Juda dinilai sangat tepat untuk mengisi posisi tersebut.

"Kemampuan Pak Juda bisa menggantikan Pak Thomas dan ditempatkan di posisi itu daripada saya harus pusing mencari. Saya tidak tahu soal isu tersebut. Tidak ada urusannya," ujarnya.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement