Hashim menegaskan bahwa dinamika pasar modal sangat bergantung pada kepercayaan dan kredibilitas. Ia mengaku telah bertemu dengan delapan investor pada awal pekan ini yang meminta pemerintah memastikan integritas pasar tetap terjaga.
"Ini semua tentang kepercayaan dan kredibilitas. Pasar-pasar ini hanya akan berhasil jika ada kepercayaan dan kredibilitas. Jadi, delapan investor yang bertemu dengan saya pada hari Senin lalu, mereka meminta saya dan pemerintah untuk menjaga kredibilitas pasar kita," ujar Hashim.
Pemerintah, lanjut Hashim, berkomitmen menjaga kehormatan dan reputasi Indonesia di mata pelaku pasar global. Dia menekankan bahwa bagi Presiden Prabowo, kehormatan negara merupakan hal yang tidak bisa ditawar.
"Pemerintah Indonesia bertekad untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan Republik Indonesia. Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting. Jadi, beliau akan mengawasinya dengan sangat ketat," sebut Hashim.
"Jadi, saya mengambil kesempatan ini untuk mengatakan dengan tegas, Presiden Prabowo sangat marah. Beliau marah dengan apa yang terjadi minggu lalu, terutama dengan kehormatan negara kita yang dipertaruhkan. Kehormatan negara kita dipertaruhkan," lanjutnya.
(Dani Jumadil Akhir)