Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Produksi Sumur Gemah-81, RI Perkuat Ketahanan Energi

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 14 Februari 2026 |15:18 WIB
Produksi Sumur Gemah-81, RI Perkuat Ketahanan Energi
PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL) berhasil melakukan pengeboran dan uji produksi awal sumur Gemah-81. (Foto: Okezone.com/Feby Novalius(
A
A
A

JAKARTA - PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL) berhasil melakukan pengeboran dan uji produksi awal sumur Gemah-81. Hal ini menjadi kontribusi nyata sektor hulu migas dalam memperkuat ketahanan energi nasional. 

PCJL mengumumkan sumur pengembangan tersebut telah menyelesaikan uji produksi pada 11 Februari 2026 dengan hasil yang sangat baik, sekaligus mencatat efisiensi biaya yang signifikan dibandingkan estimasi awal proyek.

Sumur Gemah Tambah Pasokan Energi

Sumur Gemah-81 dirancang dengan tiga target reservoir, dengan target utama berada pada interval kedalaman 7.259–7.281 feet measured depth (MD). Hasil pengujian menunjukkan performa produksi yang kuat. Demikian dilansir keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Sumur menghasilkan laju alir gas sebesar 4,8 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) serta produksi kondensat sekitar 400 barel per hari. Capaian ini memperlihatkan potensi reservoir yang solid dan menambah pasokan energi domestik di tengah kebutuhan nasional yang terus meningkat.

Gas dan kondensat dari sumur tersebut direncanakan segera dialirkan ke fasilitas produksi eksisting Gemah Station dalam waktu sekitar dua minggu melalui pemasangan pipa sepanjang kurang lebih 300 meter. 

Integrasi cepat ke infrastruktur yang sudah tersedia memungkinkan percepatan monetisasi produksi sekaligus mendukung kesinambungan suplai energi tanpa pembangunan fasilitas besar tambahan.

Efisiensi Biaya

Selain keberhasilan teknis, proyek ini juga menonjol dari sisi efisiensi operasional. Kegiatan pengeboran berlangsung aman tanpa insiden keselamatan kerja dengan realisasi biaya sekitar USD5,32 juta atau setara dengan 85 persen dari Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui oleh SKK Migas. 

Disiplin biaya tersebut mencerminkan optimalisasi desain pengeboran, perencanaan matang, dan koordinasi operasional yang efektif.

Efisiensi dan kinerja produksi Gemah-81 dinilai selaras dengan agenda nasional untuk meningkatkan produksi migas domestik sebagai fondasi ketahanan energi. 

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement