Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Cabai Rawit Meroket Tembus Rp100.000 per Kg, Ternyata Ini Biang Keroknya

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 16 Februari 2026 |16:07 WIB
Harga Cabai Rawit Meroket Tembus Rp100.000 per Kg, Ternyata Ini Biang Keroknya
Harga Cabai Rawit Meroket Tembus Rp100.000 per Kg, Ternyata Ini Biang Keroknya (Foto: Okezone)
A
A
A

Distribusi Cabai

Selain faktor cuaca, keterbatasan tenaga kerja selama periode libur nasional juga disebut Ketut turut memengaruhi kelancaran distribusi. Akibatnya, pasokan ke pasar induk mengalami koreksi meski stok di tingkat petani masih tersedia.

Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya distribusi cabai ke sejumlah pasar induk, sehingga harga di tingkat konsumen mengalami kenaikan. Meski demikian, Bapanas menegaskan bahwa lonjakan harga tidak berkaitan dengan praktik penimbunan atau permainan harga oleh pelaku usaha.

“Sesuai arahan Kepala Bapanas, tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh ada kenaikan harga yang tidak wajar," tegas Ketut.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa Bapanas bersama Satgas Pangan Polri terus melakukan pengawasan guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.

Perbaikan cuaca dan normalisasi aktivitas pemetikan diharapkan dapat meningkatkan pasokan dalam dua pekan ke depan, sehingga harga cabai rawit merah dapat kembali turun secara bertahap.

Harga Cabai Rawit

Sementara itu, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Senin mencatat harga rata-rata cabai rawit merah di pasar tradisional seluruh provinsi sebesar Rp79.950 per kg.

"Kami akan terus cek dan upayakan untuk melakukan beberapa hal untuk menjadi solusinya," pungkasnya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement