Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Depan Pengusaha AS, Prabowo: 1.000 Tambang Ilegal Ditutup dan 4 Ribu Hektare Disita

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Kamis, 19 Februari 2026 |14:00 WIB
Di Depan Pengusaha AS, Prabowo: 1.000 Tambang Ilegal Ditutup dan 4 Ribu Hektare Disita
Presiden Prabowo (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang bersih dan kondusif. Ia juga berkomitman menindak segala penyimpangan di dalam negeri.

“Kami tahu kami memiliki banyak masalah. Kami memiliki masalah penyelundupan, perdagangan manusia, aktivitas ekonomi ilegal, pertambangan liar, perikanan liar, dan penebangan liar. Saya baru saja menutup 1.000 tambang ilegal. Mereka menambang di hutan lindung,” kata Prabowo saat memberi sambutan di Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Tak berhenti di situ, Prabowo juga menyoroti pelanggaran yang dilakukan oleh korporasi besar yang beroperasi di luar aturan. Ia memastikan bahwa negara tidak ragu mengambil tindakan drastis demi menciptakan kepastian hukum dan tata kelola yang baik.

“Saya juga menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari korporasi yang melanggar hukum dan peraturan, yang beroperasi di luar area izin atau konsesi mereka, dan sebagainya. Kami menangani masalah kami secara langsung. Kami menegakkan hukum. Kami berupaya menciptakan suasana kepastian dalam proses hukum,” ujarnya.

Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari komitmennya untuk menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan kondusif bagi investor asing, termasuk dari Amerika Serikat. 

Ia menegaskan bahwa stabilitas sosial dan politik hanya bisa tercapai dengan penegakan hukum yang kuat.

"Bapak Eckerson menyebutkan bahwa saya dahulu berada di militer. Setelah militer, saya terjun ke dunia bisnis. Saya juga berbisnis di negara-negara di luar Indonesia. Jadi, saya tahu dan memiliki pengalaman menjadi investor asing," ungkapnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement