Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Resmi Impor Migas USD15 Miliar dari AS

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 20 Februari 2026 |14:35 WIB
RI Resmi Impor Migas USD15 Miliar dari AS
Jubir Kementerian ESDM (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia memastikan soal pembelian gas dan minyak mentah dari Amerika Serikat (AS) senilai USD15 miliar yang disepakati dalam Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Indonesia-AS.

Menurut Anggia, kesepakatan dagang dengan AS termasuk pembelian migas menjadi satu kesatuan diplomasi ekonomi dalam upaya kesepakatan tarif kedua belah negara.

"Yang jelas ini sesuai dengan kesepakatan yang sudah dilakukan dengan AS dalam rangka menyeimbangkan tarif perdagangan kedua belah pihak dan akhirnya kami harus bersepakat membeli BBM dari Amerika," kata Anggia saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (20/2/2026).

Meski begitu, Anggia menekankan program kemandirian energi bakal selalu digencarkan karena telah menjadi kebijakan pemerintah mengedepankan pemanfaatan sumber daya dalam negeri, termasuk dalam memproduksinya.

"Tidak melepaskan bahwa kami harus mengedepankan kemandirian energi kami dalam hal komitmen Pak Menteri (Bahlil Lahadalia) untuk setop impor solar dan lain-lain tetap jalan, ini (pembelian migas dari AS) adalah satu hal yang berbeda," tuturnya.

Adapun, Indonesia dipastikan bakal membeli gas dan minyak mentah atau crude oil dari negeri Paman Sam senilai 15 miliar dolar AS atau setara Rp253,32 triliun per tahun.

 

Kesepakatan ini menjadi salah satu bagian dalam kesepakatan dagang terkait tarif resiprokal yang diteken pemerintah Indonesia dan AS pada Kamis (19/2/2026) pagi waktu Washington DC, AS.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement