Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp7.295 Triliun

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 22 Februari 2026 |06:01 WIB
5 Fakta Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp7.295 Triliun
5 Fakta Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp7.295 Triliun (Foto: Okezone)
A
A
A

3. ULN Swasta Turun

Sementara itu, ULN swasta menurun. Posisi ULN swasta tercatat sebesar USD192,8 miliar pada kuartal IV 2025, menurun dibandingkan dengan posisi kuartal III 2025 sebesar USD194,5 miliar. 

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh penurunan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations). 

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari sektor industri pengolahan; jasa keuangan dan asuransi; pengadaan listrik dan gas; serta pertambangan & penggalian, dengan pangsa mencapai 79,9% terhadap total ULN swasta. ULN swasta tetap didominasi oleh utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,3% terhadap total ULN swasta.

4. Struktur ULN Indonesia Tetap Sehat

Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. 

Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 29,9% pada kuartal IV 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,7% dari total ULN. 

5. BI Koordinasi dengan Pemerintah

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. 

Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement