JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID tidak hanya fokus pada pembangunan fasilitas pengolahan bauksit, tembaga, dan nikel, tetapi juga memperkuat komunikasi strategis guna memastikan transformasi industri ini dipahami dan didukung publik.
Penguatan fungsi komunikasi dilakukan untuk memastikan pemahaman publik yang lebih baik, menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, serta membangun dukungan berkelanjutan terhadap proyek-proyek strategis yang dijalankan Grup MIND ID. Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menjadikan hilirisasi sebagai motor pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang 2025, realisasi investasi sektor hilirisasi tercatat mencapai Rp584,1 triliun atau sekitar 30,2% dari total investasi nasional sebesar Rp1.931,2 triliun.

“Melalui komunikasi yang adaptif dan berorientasi pada dampak, MIND ID memastikan setiap inisiatif hilirisasi tidak hanya menghasilkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mendapat dukungan publik yang kuat sebagai fondasi keberlanjutan transformasi industri nasional,” ujar Head of Institutional Relations MIND ID, Selly Adriatika, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, penguatan komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai pendukung, tetapi juga sebagai fungsi strategis yang turut menggerakkan keberhasilan proyek. Melalui pendekatan komunikasi yang terintegrasi, policy advocacy, serta pengelolaan isu yang proaktif, langkah tersebut membangun pemahaman dan dukungan pemangku kepentingan terhadap pengembangan berbagai proyek strategis hilirisasi.
Pada pengembangan fasilitas bauksit–alumina–aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat, peran Selly dinilai signifikan dalam mendukung upaya pemerintah hingga proyek tersebut kembali memperoleh status Proyek Strategis Nasional (PSN).
Selain itu, Selly juga mendorong penguatan fondasi hilirisasi jangka panjang melalui program literasi publik yang menyasar generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.