Ia menjelaskan, lonjakan konsumsi BBM pada masa mudik dan arus balik, serta peningkatan kebutuhan elpiji rumah tangga, merupakan pola yang dapat diprediksi setiap tahun. Karena itu, langkah antisipatif jauh hari sebelumnya menjadi kunci keberhasilan pengelolaan pasokan energi nasional.
“Kita perlu memberi kepercayaan. Dengan pengalaman, infrastruktur yang memadai, serta koordinasi lintas sektor, kebutuhan BBM dan elpiji masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 diyakini akan terpenuhi dengan aman dan lancar,” pungkas Sofyano.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.