Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Garuda Indonesia Diskon Tiket Pesawat 20 Persen untuk Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Rutenya

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |16:00 WIB
Garuda Indonesia Diskon Tiket Pesawat 20 Persen untuk Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Rutenya
Garuda Indonesia Diskon Tiket Pesawat 20 Persen untuk Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Rutenya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memberikan diskon tiket pesawat 20 persen untuk mudik Lebaran 2026. Diskon tiket pesawat 20 persen untuk penerbangan seluruh rute domestik dan internasional.

Promo berlaku untuk periode pemesanan 2–8 Maret 2026, dengan periode perjalanan hingga 7 September 2026. Diskon bisa diakses lewat kanal resmi Garuda, termasuk situs dan aplikasi FlyGaruda, serta online travel agent mitra. 

Calon penumpang cukup memasukkan kode MUDIK26 saat transaksi. Menjelang mudik, tiket biasanya makin diburu. Garuda memilih menekan harga lebih dulu lewat diskon.

"Menjelang arus mudik, kami buka akses tarif yang lebih kompetitif lewat promo Takjil Ramadhan agar masyarakat bisa merencanakan perjalanan lebih awal dengan nyaman dan tetap terjangkau," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (5/3/2026). 

 

Rute domestik yang masuk program antara lain, Jakarta–Makassar pp mulai Rp4 jutaan, Jakarta–Palembang mulai Rp2 jutaan, Jakarta–Palu dan Jakarta–Pekanbaru mulai Rp3,4 jutaan, serta Makassar–Kendari mulai Rp1,4 jutaan.

Di rute internasional, tercantum Jakarta–Amsterdam mulai Rp11,7 jutaan, Jakarta–Hong Kong mulai Rp5,4 jutaan, Jakarta–Melbourne mulai Rp8,2 jutaan, Jakarta–Singapura mulai Rp3,5 jutaan, serta Bali–Sydney mulai Rp8,8 jutaan.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement