Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Anjlok 7,89%, Purbaya: Ini Waktu Tepat Beli Saham, Jangan Takut

Anggie Ariesta , Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2026 |09:47 WIB
IHSG Anjlok 7,89%, Purbaya: Ini Waktu Tepat Beli Saham, Jangan Takut
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Merespons Anjloknya IHSG. (Foto: Okezone.com/Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pekan ini, turun sebesar 7,89%. Indeks kini berada di level 7.500-an setelah sebelumnya sempat bertahan di level psikologis 8.200.

Menanggapi anjloknya IHSG, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sentimen negatif ini dipicu oleh keputusan lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, yang merevisi prospek (outlook) utang Indonesia dari “Stabil” menjadi “Negatif”.

Meski pasar bereaksi negatif, Purbaya menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi nasional tetap kuat dan tidak mengalami perubahan struktural yang signifikan. Menurutnya, Indonesia justru berada dalam tren percepatan pertumbuhan.

"Jadi tidak perlu takut, S&P, Fitch yang mengeluarkan outlook negatif. Jika digabung dengan kondisi global, saham turun, perusahaan terdampak. Namun fondasi kita masih kuat, tidak ada yang berubah. Kita masih dalam fase akselerasi pertumbuhan ekonomi," kata Purbaya dalam Media Briefing dan Buka Puasa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Purbaya menilai koreksi harga saham domestik merupakan fenomena jangka pendek akibat persepsi lembaga rating. Ia justru melihat penurunan ini sebagai peluang investasi yang menarik bagi masyarakat dan pelaku pasar, serta meminta publik untuk tidak panik.

"Kalau saham turun lagi, itu sebenarnya saat yang tepat untuk membeli. Jadi tidak perlu takut," ujarnya.

Merespons rentetan peringatan dari berbagai lembaga keuangan global, termasuk S&P, Moody’s, Goldman Sachs, dan MSCI, Purbaya menegaskan pemerintah terus bekerja menutup celah kelemahan dalam postur ekonomi nasional.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement