Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Cabai Tembus Rp107.000 per Kg, Wamendag: Cuaca Pengaruhi Produksi

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2026 |10:02 WIB
Harga Cabai Tembus Rp107.000 per Kg, Wamendag: Cuaca Pengaruhi Produksi
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Ciputat. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA — Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Ciputat untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pangan menjelang Idul Fitri 2026.

Roro menekankan bahwa pemantauan lapangan menjadi langkah penting bagi pemerintah untuk melihat secara langsung tren harga komoditas menjelang hari besar keagamaan.

"Hari ini kami berada di Pasar Ciputat, salah satu pasar utama di Tangsel, untuk melakukan pemantauan harga menjelang hari-hari besar, turun ke lapangan untuk melihat tren harga beberapa bahan pokok," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Hasil pemantauan bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menunjukkan bahwa harga minyak goreng bersubsidi Minyakita di Pasar Ciputat masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter.

Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit yang melonjak cukup tinggi. Harga acuan cabai rawit berada di kisaran Rp57.000 per kilogram, namun di lapangan ditemukan harga mencapai sekitar Rp107.000 per kilogram.

"Permintaan masyarakat meningkat menjelang hari besar, ini memang tren tahunan. Selain itu, faktor cuaca, seperti hujan, juga memengaruhi produksi," jelas Roro.

Selain cabai, harga bawang juga mengalami kenaikan tipis, dari sekitar Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Roro menambahkan bahwa pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan stok kebutuhan pokok tetap aman.

"Stoknya sudah aman dan cukup, hanya perlu diperkuat distribusinya," tuturnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement