Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Defisit APBN Bisa Bengkak 4% Imbas Harga Minyak USD100 karena Perang AS-Iran, RI Harus Apa?

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |07:52 WIB
 Defisit APBN Bisa Bengkak 4% Imbas Harga Minyak USD100 karena Perang AS-Iran, RI Harus Apa?
Defisit APBN Bisa Bengkak 4% Imbas Harga Minyak USD100 karena Perang AS-Iran, RI Harus Apa? (Foto: Freepik)
A
A
A

Data Defisit APBN Rp135,7 Triliun per Februari 2026

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kondisi APBN 2026 yang mencatatkan defisit sebesar Rp135,7 triliun hingga akhir Februari. Angka defisit ini setara dengan 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Purbaya menekankan bahwa meskipun terdapat defisit, performa penerimaan negara menunjukkan tren yang sangat positif, terutama didorong oleh sektor perpajakan yang mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode tahun sebelumnya.

"Pengumpulan pajak di dua bulan pertama 2026 ini tumbuh 30 persen. Kita akan pastikan itu akan stabil terus ke depan," ujar Purbaya dalam Media Briefing dan Buka Puasa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement