Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pergerakan Kendaraan Keluar dari Jakarta Mulai Meningkat Jelang Mudik Lebaran 2026  

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2026 |15:33 WIB
Pergerakan Kendaraan Keluar dari Jakarta Mulai Meningkat Jelang Mudik Lebaran 2026  
Jasa Marga (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat adanya peningkatan pergerakan kendaraan keluar dari Jakarta menjelang periode mudik Lebaran 2026. Kenaikan volume kendaraan ini mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir, bahkan sejak H-19 sebelum Hari Raya.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro mengatakan tren pergerakan kendaraan menunjukkan adanya pergeseran waktu keberangkatan pemudik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tren kendaraan sampai dengan hari ini ini sudah mengalami pergeseran. Sudah ada yang bergerak, bahwa H-19 ini sudah kelihatan ketika kita komparasi ya bahwa golongan 1 ini bergerak. Jadi sudah ada peredaran," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar Selasa (10/3/2026).

Dia menjelaskan, berdasarkan pemantauan lalu lintas, volume kendaraan tercatat mengalami kenaikan dibandingkan kondisi normal pada periode H-26 hingga H-20 sebelum Lebaran.

"Dibanding dengan normal, kita lihat bahwa meningkatnya sebesar 3,26 persen dari H-26 sampai dengan H-20 atau minggu sebelumnya, kemudian meningkat dibanding tahun sebelumnya adalah 4,15 persen," sebutnya.

Secara keseluruhan, Jasa Marga memprediksi sebanyak 3,5 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jakarta selama periode arus mudik Lebaran 2026. 

 

Proyeksi tersebut didasarkan pada analisis data historis lalu lintas serta perhitungan yang dilakukan bersama Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan.

Adapun puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diproyeksikan berlangsung pada 24 Maret 2026 atau H+3 Lebaran.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement