Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Update BSU Rp600.000 Maret 2026 Jelang Lebaran, Cair Lagi?

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |19:03 WIB
Update BSU Rp600.000 Maret 2026 Jelang Lebaran, Cair Lagi?
Update BSU Rp600.000 Maret 2026 Jelang Lebaran, Cair Lagi? (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Update BSU Rp600.000 Maret 2026 jelang Lebaran, cair lagi? Pemerintah telah mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600.000 kepada pekerja pada 2025. Usai berakhir pada Agustus 2025, pemerintah pernah mengkaji akan memperpanjang BSU sebagai stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, pemerintah memastikan tidak ada perpanjangan BSU tahap 2. BSU 2025 hanya disalurkan pada periode Juni-Juli. Hal ini ditegaskan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menanggapi isu yang beredar soal pencairan BSU tahap 2 pada Oktober 2025.

“Sampai sekarang itu belum ada arahan atau kebijakan khusus terkait dengan BSU tahap II,” kata Menaker Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Usai pencairan BSU di 2025, lalu apakah BSU 2026 cair lagi di Maret jelang Lebaran? Kabar pencairan BSU di 2026 beredar luas. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan resmi mengenai penyaluran BSU pada 2026.

Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono mengatakan penyaluran BSU terakhir dilakukan pada 2025 dengan jumlah penerima mencapai 16.048.472 pekerja atau buruh yang memenuhi ketentuan. Hingga kini, pemerintah belum menetapkan kebijakan lanjutan terkait penyaluran BSU pada tahun ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” tegas Faried.

 

Kemnaker juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerugian dan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Faried.

Dengan demikian, hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran BSU pada Maret 2026 maupun menjelang Lebaran 2026.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement