JAKARTA — Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama memastikan kelancaran arus logistik nasional menjelang Idul Fitri 1447 H. Kepastian tersebut disampaikan setelah ia mengunjungi Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam kunjungan itu, Djaka mengevaluasi efektivitas pelayanan dan pengawasan di pelabuhan tersibuk di Indonesia dan memberi penekanan khusus pada aspek integritas.
Ia menginstruksikan agar fungsi Kepatuhan Internal (KI) diperkuat sebagai alat pencegahan praktik koruptif.
“Selama Saudara bekerja secara profesional dan tidak mengambil keuntungan pribadi dari pekerjaan tersebut, instansi akan memberikan pendampingan penuh jika terjadi pemeriksaan oleh aparat pengawas,” tegas Djaka, Sabtu (14/3/2026).
Djaka juga mendorong digitalisasi untuk meminimalisir potensi gratifikasi dan mencegah pemberian keistimewaan kepada pengusaha atau forwarder tertentu.
“Kepala kantor wajib melakukan mitigasi cepat terhadap isu-isu negatif yang dapat merusak citra organisasi,” ucapnya.
Ia menegaskan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok tidak akan berhenti. Mekanisme pergantian petugas (shifting) telah diatur sedemikian rupa agar arus barang tidak terhambat, yang bisa mengakibatkan kerugian bagi pengguna jasa.
“Kami membuka peluang untuk mengerahkan bantuan personel dari kantor pusat jika terjadi penumpukan barang yang luar biasa di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala KPU BC Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi menyampaikan tren arus barang menjelang Lebaran diperkirakan akan mengalami lonjakan beban (high load).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, KPU Tanjung Priok terus mengoptimalkan penggunaan Trade AI dalam penetapan Surat Penetapan Tarif dan Nilai Pabean (SPTNP).
“Meskipun masih dalam tahap penyempurnaan, penggunaan AI diharapkan mampu meminimalisir kesalahan umum seperti salah tarif, nilai, jumlah, maupun jenis barang,” katanya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.