Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jurus Bea Cukai Optimalkan Penerimaan di Tengah Konflik Global

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 16 April 2026 |16:40 WIB
Jurus Bea Cukai Optimalkan Penerimaan di Tengah Konflik Global
Bea Cukai melakukan optimalisasi penerimaan negara serta memperkuat integritas pegawai. (Foto: Okezone.com/Bea Cukai)
A
A
A

JAKARTA – Direktur Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen Bea Cukai) Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah untuk mendorong optimalisasi penerimaan negara serta memperkuat integritas pegawai.

Kunjungan tersebut mencakup Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, serta Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, yang dipusatkan di Kudus, Kediri, dan Pasuruan guna menyampaikan arahan strategis secara langsung kepada jajaran.

“Di tengah kondisi global yang diwarnai konflik, kita tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan dan pengawasan,” ujar Djaka, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan diawali di Bea Cukai Kudus sebagai pusat konsolidasi Kanwil Jawa Tengah dan DIY. Djaka menyoroti transformasi kantor tersebut yang kini tidak hanya bertumpu pada sektor cukai, tetapi juga berkembang pesat pada kawasan berikat.

Ia menekankan pentingnya fokus pada dua core business tersebut, serta mendorong seluruh jajaran tetap optimistis dalam mencapai target penerimaan tahun 2026. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas melalui penerapan prinsip zero fraud dan menghindari praktik yang dapat merusak kepercayaan publik.

Penguatan kerja tim juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, kinerja organisasi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kolaborasi yang solid. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, Bea Cukai dituntut mampu menjaga keseimbangan antara optimalisasi penerimaan negara dan pemberian fasilitas kepada pelaku usaha tanpa mengorbankan kualitas pelayanan maupun pengawasan.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement