Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal Rp45,7 Miliar di Bandara Soetta, Ini Modusnya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2026 |17:26 WIB
Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal Rp45,7 Miliar di Bandara Soetta, Ini Modusnya
Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal Rp45,7 Miliar di Bandara Soetta, Ini Modusnya. (Foto ;Okezone.com/Bea Cukai)
A
A
A

JAKARTA – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta bersama Avsec Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan upaya ekspor emas ilegal melalui jalur penumpang. Sejak April hingga Mei 2026, tim gabungan sukses melakukan 12 kali penindakan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional dengan total barang bukti mencapai 17,55 kilogram emas senilai Rp45,73 miliar.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengungkapkan keberhasilan operasi bersama ini bermula dari hasil pemindaian dan pengawasan ketat terhadap barang bawaan penumpang, di mana petugas mendeteksi adanya citra logam mencurigakan berkepadatan tinggi (high density).

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik secara mendalam, petugas menemukan emas dalam berbagai bentuk yang disembunyikan di dalam koper, saku pakaian, hingga disamarkan sebagai perhiasan kalung.

“Penindakan kami laksanakan berdasarkan hasil pengawasan dan analisis terhadap barang bawaan penumpang internasional yang terindikasi membawa komoditas bernilai tinggi tanpa pemenuhan ketentuan ekspor sesuai regulasi yang berlaku,” jelas Hengky dalam konferensi pers di Tangerang, Selasa (26/5/2026).

Rentetan penggagalan penyelundupan ini diawali pada 16 April 2026 terhadap seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial LCD tujuan Hong Kong yang kedapatan membawa 60 keping emas seberat 3.018 gram senilai Rp7,6 miliar.

Sebulan kemudian, tepatnya pada 19 Mei 2026, petugas mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial FH yang mencoba membawa 10 batang emas jenis cast bar seberat 10 kilogram dengan nilai taksir mencapai Rp26,18 miliar menuju destinasi yang sama.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement