Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wamentan: Lapor dan Viralkan Jika Ada Oknum Pedagang Jual Pangan di Atas HET

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2026 |15:50 WIB
Wamentan: Lapor dan Viralkan Jika Ada Oknum Pedagang Jual Pangan di Atas HET
Wamentan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap pedagang yang menjual bahan pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan pelanggaran tersebut, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

“Jadi kawan-kawan semuanya, awak media dan Bapak, Ibu dan semuanya yang ada di seluruh tanah air, manakala ada ditemukan harga tidak sesuai dengan HET, harga lebih tinggi tolong dilaporkan saja, enggak ada masalah. Ada ada nomor teleponnya Lapor Pak Amran misalnya bisa lewat media sosial bisa, mau diviralkan boleh,” kata Wamentan Sudaryono saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (19/32026).

Dia menjelaskan bahwa pemerintah telah membentuk satuan tugas gabungan untuk mengawasi distribusi dan harga pangan. Satgas ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, hingga aparat penegak hukum dari Bareskrim Polri.

“Bagaimana kita memastikan tidak ada oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan, ya apalagi di situasi Ramadan dan Idul Fitri itu kadang-kadang orang mungkula, orang nimbun, orang apa pun itu ancamannya ancaman administratif bisa dicabut izin usahanya atau manakala ada unsur kesengajaan dan ditemukan unsur pidana. Mohon maaf kami tidak bisa tidak bisa mengatakan tidak untuk tidak diusut secara pidana,” ujarnya.

Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah sudah memiliki pengalaman dalam menindak pelanggaran serupa, sehingga pelaku usaha diminta untuk tidak bermain harga.

“Dan sudah ada beberapa contoh di beberapa tempat dan di waktu-waktu yang lampau, siapa yang melanggar akan ditindak tegas. Karena apa? Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak ya beras, jagung, cabai, ayam dan lain-lain ini, apalagi di situasi Ramadan dan Idul Fitri,” tuturnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement