Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Raih Laba Rp2,1 Triliun di 2025, Melonjak 3 Kali Lipat

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 25 Maret 2026 |15:55 WIB
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Raih Laba Rp2,1 Triliun di 2025, Melonjak 3 Kali Lipat
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Raih Laba Rp2,1 Triliun di 2025, Melonjak 3 Kali Lipat (Foto: CDIA)
A
A
A

JAKARTA - Emiten milik orang terkaya di Indonesia Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) meraih laba bersih USD127,8 juta atau setara Rp2,15 triliun (kurs Rp16.900 per USD) sepanjang 2025. Laba CDIA ini melonjak signifikan atau 3 kali lipat dibandingkan laba 2024 sebesar USD33,75 juta.

"Tahun 2025 merupakan momentum transformasi bagi CDI Group setelah menjadi perusahaan terbuka. Kami berhasil mencatatkan kinerja yang solid, didukung oleh operasional yang kuat serta strategi pertumbuhan yang dijalankan secara disiplin,” ujar Direktur Chandra Daya Investasi Jonathan Kandinata dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Sepanjang 2025, Chandra Daya Investasi membukukan EBITDA sebesar USD118,8 juta, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pendapatan tumbuh menjadi USD148 juta, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen logistik yang mencatat pertumbuhan paling tinggi.

Perseroan juga menetapkan dividen interim sebesar USD10 juta sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai kepada pemegang saham, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kesehatan keuangan.

Dari sisi keuangan, posisi CDI Group tetap kuat dengan total aset mencapai USD1,74 miliar dan kas serta setara kas sebesar USD803,3 juta. Struktur permodalan tetap terjaga, didukung oleh akses pendanaan yang terdiversifikasi dari pasar modal maupun perbankan.

 

Keberhasilan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2025 turut memperkuat langkah transformasi Perseroan. Dana hasil IPO dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan bisnis, khususnya pada sektor logistik serta kepelabuhanan dan penyimpanan.

Secara operasional, CDI Group terus memperluas kapasitas dan kapabilitas bisnisnya, mulai dari penguatan logistik darat dan maritim, pengembangan cold chain, hingga peningkatan kapasitas energi baru terbarukan serta pembangunan fasilitas penyimpanan. Langkah-langkah ini memperkuat posisi Perseroan sebagai platform infrastruktur terintegrasi yang terus berkembang.

Dengan portofolio yang terdiversifikasi di sektor energi, air, kepelabuhanan dan penyimpanan, serta logistik, CDI Group memasuki tahun 2026 dengan fondasi yang kuat. Ke depan, Perseroan akan terus fokus pada ekspansi yang terukur, peningkatan kinerja operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur di Asia Tenggara.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement