Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Perintahkan Percepat Sampah Jadi Energi

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 26 Maret 2026 |14:03 WIB
 Prabowo Perintahkan Percepat Sampah Jadi Energi
Prabowo Perintahkan Percepat Sampah Jadi Energi (Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan pengelolaan sampah nasional menjadi energi. Hal ini diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia dalam pertemuan bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor.

Dalam pertemuan tersebut, Bahlil mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai perkembangan program Waste to Energy (WtE) sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah nasional sekaligus mendukung penguatan ketahanan energi.

Bahlil menjelaskan, pemerintah saat ini terus mendorong implementasi program WtE agar persoalan sampah di berbagai daerah dapat ditangani lebih efektif sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi melalui produksi energi.

"Kami membahas perkembangan program Waste to Energy sebagai solusi pengelolaan sampah menjadi energi dan penguatan ketahanan energi nasional," kata Bahlil melalui unggahan di Instagram pada Kamis (26/3/2026),

Menurutnya, Presiden memberikan arahan agar langkah pemerintah dalam pengelolaan sampah dilakukan lebih cepat dan terintegrasi, sehingga sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan tetapi juga dapat diubah menjadi sumber energi produktif bagi masyarakat.

"Bapak Presiden mengarahkan agar pemerintah bergerak cepat dalam membersihkan dan mengelola sampah menjadi sumber energi produktif bagi masyarakat," sebut Bahlil.

 

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani juga menyebut bahwa program WtE yang dijalankan Danantara menjadi salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan

Dia menjelaskan, program WtE Danantara dirancang untuk mentransformasi persoalan sampah menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan bagi sejumlah wilayah di Indonesia.

Menurut Rosan, percepatan program tersebut dilakukan secara terukur dengan dukungan investasi yang kuat serta kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya dapat segera dirasakan.

"Kami memastikan percepatan ini berjalan terukur, berbasis investasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, untuk segera mengurangi beban sampah sekaligus menghadirkan energi bagi sejumlah wilayah di Indonesia," tegas Rosan.

Sebelumnya Danantara telah menetapkan dua perusahaan asal China sebagai mitra operator proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau WtE di Bekasi dan Denpasar.

Kedua perusahaan tersebut, antara lain Wangneng Environment Co., Ltd. sebagai operator fasilitas WtE di Bekasi, sementara Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. ditunjuk untuk mengoperasikan fasilitas serupa di wilayah Denpasar Raya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement