Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapkan Energi Masa Depan, RI–Korsel Transformasi Anjungan Migas Lepas Pantai

Anggie Ariesta , Jurnalis-Sabtu, 04 April 2026 |12:05 WIB
Siapkan Energi Masa Depan, RI–Korsel Transformasi Anjungan Migas Lepas Pantai
Penandatanganan MoU antara Indonesia dengan Korsel bertajuk Cooperation in the Field of Offshore Plant Service Industry. (Foto: Okezone.com/SKK)
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Republik Korea memperkuat kemitraan strategis di sektor energi dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama industri jasa instalasi lepas pantai di Seoul.

Penandatanganan MoU bertajuk Cooperation in the Field of Offshore Plant Service Industry tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Samudra dan Perikanan Republik Korea Hwang Jongwoo.

Kesepakatan ini mencakup kerja sama teknis pada industri jasa instalasi di perairan, termasuk pengelolaan anjungan lepas pantai pascaoperasional.

Prosesi pertukaran dokumen disaksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Blue House, Seoul.

Menko Airlangga menjelaskan, kolaborasi ini memiliki cakupan luas, mulai dari pengembangan teknologi, pembongkaran (decommissioning), hingga pemanfaatan kembali (reutilization) anjungan minyak dan gas bumi yang sudah tidak beroperasi.

“MoU ini ditargetkan dapat memperkuat sinergi Indonesia dan Republik Korea dalam pengembangan industri jasa instalasi di perairan, termasuk dalam transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta pembongkaran dan pemanfaatan kembali anjungan lepas pantai pascaoperasional minyak dan gas bumi,” ujar Airlangga, Sabtu (4/4/2026).

Lebih lanjut, Airlangga menegaskan bahwa kerja sama ini membuka pintu bagi pelaku usaha nasional, baik Pertamina Group maupun sektor swasta, untuk terlibat aktif. Salah satu rencana strategisnya adalah menyulap anjungan lepas pantai eks migas menjadi infrastruktur energi hijau.

“Pemanfaatan kembali anjungan lepas pantai pascaoperasional minyak dan gas bumi nantinya direncanakan untuk dapat menjadi lokasi LNG Receiving Terminal serta lokasi Carbon Capture and Storage, dan hal ini terbuka bagi para pelaku industri energi nasional,” jelas Airlangga.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement