Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Plastik Langka di Indonesia Usai Harga Melonjak

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |09:13 WIB
Waspada Plastik Langka di Indonesia Usai Harga Melonjak
Waspada Plastik Langka di Indonesia Usai Harga Melonjak (Foto: Okezone)
A
A
A

Adapun merujuk Trading Economics, bahan baku plastik berupa nafta naik (1,08 persen) menjadi 995,66 USD/T pada 6 April 2026. Selama sebulan terakhir, harga Naftha telah naik 27,77 persen, dan naik 86,31 persen dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.

"Kalau kami lihat tahun 2008 itu harga (bahan baku plastik) bisa sampai 2.100 dolar as per metric ton, tapi tiba-tiba besok turun jadi 1.200 dolar as. Sehingga yang pegang stok rugi banyak dan banyak yang tutup, itu yang yang dihindari sekarang karena ketidakpastian ini nggak tahu berubahnya kapan, karena waktunya tidak ada yang bisa memprediksikan dan itu di luar kontrol kita," kata Fajar.

Terkini, yang sedang dilakukan produsen kemasan plastik adalah melakukan penyesuaian produksi, baik mencari sumber alternatif bahan baku hingga mengatur ulang ukuran plastik. 

Fajar mengatakan bahwa produsen bisa menaikkan kandungan daur ulang dengan material virgin sebagai upaya inovasi produksi. Pencampuran material ini digadang-gadang bisa menurunkan biaya produksi, selain sebagai alternatif pembuatan plastik.

Produsen tidak menafikan adanya kenaikan harga di pasaran selepas hari raya Idulfitri dalam kisaran yang tidak sedikit. "Yang jelas memang nanti harga akan ada di keseimbangan baru, enggak mungkin harga kembali lagi seperti sebelum krisis perang ini," kata Fajar.

Diketahui, kenaikan harga plastik disebabkan harga bahan baku plastik, yaitu nafta, senyawa hidrokarbon hasil turunan minyak bumi, naik hampir 45% dalam satu bulan terakhir. Kenaikan harga ini disebabkan konflik Timur Tengah imbas perang AS-Israel vs Iran.

Di dunia industri, gabungan pengusaha makanan dan minuman melaporkan harga plastik kemasan sudah naik hingga 50%. Di sisi lain, perusahaan yang bergerak dalam rantai industri petrokimia dan plastik mengatakan sedang dalam mode bertahan.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement