Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kereta Cepat Whoosh Bisa Diambil Alih Kemenkeu, Danantara Siapkan Opsi

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |17:39 WIB
Kereta Cepat Whoosh Bisa Diambil Alih Kemenkeu, Danantara Siapkan Opsi
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, buka suara terkait opsi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

JAKARTA — COO BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, buka suara terkait opsi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium yang mengelola Kereta Cepat Whoosh.

Dony menjelaskan, skema pengambilalihan KCIC oleh Kemenkeu menjadi salah satu opsi yang dibahas pemerintah untuk menyelesaikan masalah proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

“Iya, kemungkinan. Ini sedang kita... Insya Allah mudah-mudahan sebentar lagi selesai. Kita pikirkan satu per satu. Ada beberapa skema tentunya. Nanti saya akan update karena kalau sekarang belum final, takut ramai lagi,” kata Dony kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Dony menambahkan, maksimal dua bulan semua opsi penyelesaian masalah kereta cepat akan selesai dibahas dan menghasilkan keputusan, termasuk opsi pengambilalihan KCIC oleh Kemenkeu.

“Masih ada beberapa opsi pokoknya. Semua penyelesaian itu—apakah opsi A atau opsi B—1–2 bulan ini akan selesai,” ujarnya.

Terkait konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dalam KCIC, yang terdiri dari beberapa perusahaan pelat merah seperti PT KAI, PT WIKA, PT Jasa Marga, hingga PTPN, Dony enggan menjelaskan lebih rinci mengenai peran masing-masing perusahaan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement