Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Akan Chaos Narasi Keliru, Seskab Teddy Buka-bukaan Kondisi Ekonomi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 11 April 2026 |14:28 WIB
RI Akan Chaos Narasi Keliru, Seskab Teddy Buka-bukaan Kondisi Ekonomi
RI Akan Chaos Narasi Keliru, Seskab Teddy Buka-bukaan Kondisi Ekonomi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya buka-bukaan soal kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Menurutnya, narasi Indonesia akan mengalami situasi chaos dalam waktu dekat adalah keliru. Teddy memastikan bahwa kondisi nasional saat ini tetap aman dan terkendali. 

“Saya mau luruskan beberapa isu. Tadi ada pertanyaan, jadi beberapa waktu lalu sempat ada isu yang menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan chaos ya. Pertama, saya minta maaf mau luruskan, itu adalah narasi yang keliru. Tidak ada itu chaos-chaos. Yang ada adalah semuanya terkendali,” kata Seskab Teddy kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Teddy pun menyampaikan bahwa data memperlihatkan ekonomi Indonesia mengarah ke tren positif dengan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika global saat ini.

Teddy menyampaikan bahwa di tengah konflik global dan dampak dari situasi perang di Timur Tengah, kondisi di Indonesia saat ini berada dalam keadaan terkendali.

"Buktinya apa? Satu, di tengah konflik global dan dampak di Timur Tengah, perang di Timur Tengah, banyak sekali negara yang menaikkan harga BBM, kesulitan BBM. Tapi justru Presiden Prabowo memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi sama sekali," kata Teddy.

Kedua, katanya, data perekonomian dari ekonom yang benar menunjukkan, Indonesia mengarah ke tren positif dan optimis serta daya beli masyarakat terjaga.

"Kemudian yang kedua, data perekonomian dari ekonom yang benar menunjukkan kita mengarah ke optimistik. Daya beli masyarakat terjaga." ujarnya.

 

Dia menjelaskan bahwa salah satu bukti nyatanya adalah dalam Lebaran selama dua tahun terakhir, kondisi harga bahan pokok tetap terjaga dan pasokan tersedia. Selain harga kebutuhan pokok yang tetap stabil, begitu juga dengan ketersediaan BBM juga terjaga.

"Harga bahan pokok, kebutuhan pokok tersedia, harga-harga stabil, BBM tersedia dan arus mudik lancar. Itu adalah fakta data yang tersedia di lapangan. Semua terukur di sini. Jadi, masyarakat jangan khawatir," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal itu didukung oleh kuatnya fundamental domestik, khususnya konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Dia menyampaikan optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 dapat mencapai 5,5 persen. "Untuk kuartal pertama kita optimistis lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Kemudian kalau di akhir tahun lebih besar sama dengan 5,4 persen sesuai dengan perkiraan APBN," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement