Ketika bisnis lain menurun, Naeka justru tumbuh pada masa pandemi. Setelahnya ia memutuskan membuat konveksi sendiri pada Desember 2020. Saat ini produksi Naeka dilakukan secara in-house sejalan dengan konveksi demi menjaga kualitas produk.
Untuk memperkuat pengembangan usaha, Naeka memanfaatkan program pemberdayaan Rumah BUMN BRI dan platform LinkUMKM. Melalui ekosistem tersebut, Naeka memperoleh pembelajaran pengelolaan bisnis dan pemasaran, serta membuka akses promosi yang lebih luas.
Partisipasi dalam berbagai bazaar, termasuk di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah kementerian, turut meningkatkan eksposur brand yang berdampak pada pertumbuhan penjualan. Selain itu, Naeka juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS dan EDC untuk mendukung kemudahan transaksi dalam operasional usaha.
Eka menambahkan bahwa kepuasan pelanggan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong konsistensi kualitas sekaligus inovasi produk.
“Memiliki kepuasan batin ketika melihat customer membeli, repurchase, dan menggunakan produk Naeka. Sejalan dengan tagline kami ‘ibadah semakin mudah bersama Naeka’ kami selalu berusaha berinovasi untuk menghasilkan produk yang berkualitas tapi juga tetap cantik dan sesuai syariat Islam,” ucapnya.