Selain pasar saham, instrumen Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) juga menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, BEI telah mencatat penerbitan 52 emisi dari 35 penerbit EBUS dengan total dana dihimpun sebesar Rp57,16 triliun.
Potensi pertumbuhan EBUS masih sangat terbuka lebar melihat antrean yang ada saat ini.
“Sampai dengan 17 April 2026 terdapat 46 emisi dari 31 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline,” tambah Nyoman.
Sektor keuangan (financials) mendominasi antrean EBUS dengan 15 perusahaan, disusul sektor infrastruktur sebanyak 7 perusahaan, dan sektor energi 5 perusahaan.
Di sisi lain, emiten yang sudah tercatat juga aktif melakukan penggalangan dana melalui mekanisme Rights Issue. Per 17 April 2026, terdapat 3 perusahaan tercatat yang telah merampungkan rights issue dengan total nilai mencapai Rp3,75 triliun.
Saat ini, masih terdapat satu perusahaan dari sektor Properti & Real Estate yang berada dalam pipeline untuk melakukan aksi korporasi serupa.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.