Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Bobibos, BBM dari Jerami Siap Diuji di Motor dan Mobil

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 20 April 2026 |05:10 WIB
6 Fakta Bobibos, BBM dari Jerami Siap Diuji di Motor dan Mobil
Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos (BOBIBOS) kini masuk radar Kementerian ESDM. (Foto :Okezone.com/Bobibos)
A
A
A

JAKARTA – Di tengah ancaman krisis energi global, inovasi bahan bakar alternatif dalam negeri mulai dilirik serius oleh pemerintah. Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos (BOBIBOS) kini masuk radar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai salah satu solusi potensial untuk mengurangi ketergantungan impor BBM.

Berikut fakta-fakta terkait BOBIBOS, Senin (20/4/2026):

1. Masuk Radar ESDM

Hal itu mengemuka dalam audiensi antara tim BOBIBOS dan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) ESDM, Senin (13/4). Dalam pertemuan tersebut, BOBIBOS mendapat lampu hijau untuk melangkah ke tahap uji jalan resmi sesuai ketentuan pemerintah.

2. Klaim Performa dan Emisi Nol

Founder BOBIBOS, Iklas Thamrin, mengungkapkan pihaknya telah melakukan serangkaian uji internal sebelum masuk ke tahap pengujian pemerintah. Hasilnya, bahan bakar ini diklaim memiliki performa menjanjikan.

“Kami sudah tes jalan di berbagai merek motor, mobil, diesel, bahkan truk. Emisinya nol dan lebih irit,” ujar Iklas dalam pemaparannya.

3. Berbasis Limbah Jerami

Tak hanya soal performa, BOBIBOS juga membawa misi ekonomi kerakyatan. Pembina BOBIBOS, Mulyadi, menjelaskan bahan bakar ini berasal dari jerami—limbah pertanian yang selama ini kerap dibakar dan tidak memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Dengan hadirnya BOBIBOS, petani bisa tersenyum dua kali. Saat panen menghasilkan beras, setelah panen jeraminya pun bernilai ekonomi,” kata Mulyadi.

4. Potensi Tekan Impor dan Buka Lapangan Kerja

Ia menilai inovasi ini berpotensi memberikan dampak luas bagi Indonesia, mulai dari menekan impor BBM, meningkatkan kesejahteraan petani, hingga mengurangi polusi dari bahan bakar fosil.

“Yang paling penting, ini juga membuka lapangan pekerjaan baru,” tegasnya.

5. Didukung ESDM, Segera Uji Resmi

Sementara itu, Direktur Jenderal Migas ESDM, Laode Sulaeman, menyambut positif inovasi tersebut. Ia menilai Indonesia membutuhkan terobosan energi alternatif yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap bensin impor.

“Ini bisa menjadi salah satu solusi. Nanti akan dilakukan uji pada kendaraan mobil dan motor, kita fokuskan di sana,” jelas Laode.

Untuk mempercepat proses, Laode menunjuk Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, untuk memimpin tim teknis bersama perwakilan BOBIBOS dalam menyusun kebutuhan uji coba.

6. Perlu Izin dan Uji Lintas Kementerian

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan pentingnya pemenuhan aspek perizinan lintas kementerian, terutama terkait izin edar dan komersialisasi produk.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Balai Besar Pengujian Migas (LEMIGAS) Halim Sariwardana, Direktur Bioenergi Edi Wibowo, serta perwakilan Ditjen EBTKE Prof. Eniya Listiani Dewi.

Dengan dimulainya tahap pengujian resmi, BOBIBOS kini selangkah lebih dekat untuk membuktikan diri sebagai energi alternatif karya anak bangsa di tengah tantangan krisis energi global.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement