Akses perempuan terhadap posisi strategis masih terbatas
Banyak perempuan terkonsentrasi di sektor informal tanpa perlindungan memadai
Minimnya kepemimpinan perempuan di serikat pekerja juga menjadi sorotan. Berdasarkan data dan kondisi di lapangan, kurang dari 30% posisi pengurus serikat pekerja diisi perempuan. Hal ini menyebabkan keterwakilan perempuan di level pengambil keputusan masih sangat rendah.
Di balik berbagai tantangan tersebut, Mirah menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam perekonomian nasional, antara lain:
Sektor industri dan manufaktur: perempuan mendominasi tenaga kerja di industri padat karya seperti tekstil, garmen, dan elektronik yang menjadi tulang punggung ekspor Indonesia
Sektor kesehatan dan pendidikan: perempuan merupakan mayoritas tenaga kerja sebagai perawat, bidan, guru, dan tenaga pendidik yang berperan penting dalam pembangunan sumber daya manusia