Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Momen Dirut KAI Duduk Termenung di Depan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |11:10 WIB
Momen Dirut KAI Duduk Termenung di Depan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek
Momen Dirut KAI Duduk Termenung di Depan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin duduk termenung di depan KRL yang rusak parah, usai ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam. 

Bobby yang menggunakan kemeja warna putih ini terlihat duduk di peron kereta Stasiun Bekasi Timur sambil memperhatikan proses evakuasi korban kecelakaan kereta.

Momen ini terjepret dan diabadikan fotografer Okezone Aldhi Chandra Setiawan pukul 02.00 WIB, Selasa (28/4/2026) usai kunjungan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan utusan khusus Presiden Raffi Ahmad.

Dirut KAI Duduk Termenung
Dirut KAI Duduk Termenung

Sejak awal kejadian, seluruh upaya difokuskan pada penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan dan kondisi setiap penumpang. Proses evakuasi dan penanganan dilakukan secara hati-hati karena terdapat korban yang membutuhkan penanganan khusus. 

Setiap langkah dilakukan dengan pertimbangan medis dan keselamatan agar penanganan dapat berjalan optimal. Tim medis, Basarnas, KAI, serta seluruh pihak terkait bekerja secara terkoordinasi di lapangan.

KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan maksimal. Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.

"Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia," ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.

Momen Dirut KAI Duduk Termenung di Depan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement