JAKARTA – Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait peredaran video yang mengeklaim adanya peresmian program dana hibah senilai Rp900 miliar. Kemenkeu menegaskan bahwa informasi tersebut adalah bohong dan merupakan hasil rekayasa teknologi.
Berdasarkan penelusuran, video tersebut menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang seolah-olah mengajak masyarakat untuk segera mendaftar guna mendapatkan bantuan dana. Namun, otoritas memastikan bahwa rekaman tersebut adalah video deep fake yang bertujuan untuk melakukan penipuan.
"Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya menyatakan telah meresmikan program dana hibah dengan jumlah anggaran sebesar Rp900 miliar dan mengajak masyarakat untuk segera mendaftar, merupakan video hoaks deep fake," tegas PPID Kemenkeu dalam keterangan resminya, Senin (11/5/2026).
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya pada penyebaran berita atau video yang mencatut identitas Menteri Keuangan di platform media sosial.
Adapun peringatan ini dipicu oleh maraknya peredaran video di platform TikTok yang diunggah oleh akun dengan nama "Bantuan Dana Hibah". Video tersebut menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meniru rupa dan suara Menteri Purbaya demi meyakinkan penonton mengenai adanya program bantuan nasional.
Unggahan hoaks tersebut diketahui telah mendapatkan ribuan respons berupa likes dan komentar dari pengguna yang tertipu, sehingga penyebarannya meluas secara organik.
Di dalam platform tersebut, bahkan muncul kolom pencarian dengan kata kunci "cara daftar link bantuan dana hibah". Hal ini menunjukkan adanya arahan menyesatkan untuk menggiring masyarakat ke situs pendaftaran palsu.
Pemerintah secara resmi menyatakan tidak pernah meluncurkan program dana hibah dengan mekanisme pendaftaran sebagaimana yang digambarkan dalam video AI tersebut.
Pihak Kementerian Keuangan mengimbau agar setiap informasi terkait program atau kebijakan keuangan negara hanya diakses melalui saluran komunikasi resmi pemerintah untuk menghindari risiko pencurian data pribadi maupun penipuan finansial.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.