Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Utang RI Hampir Rp10.000 Triliun, Ini Respons Purbaya 

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2026 |05:04 WIB
Utang RI Hampir Rp10.000 Triliun, Ini Respons Purbaya 
Menkeu Purbaya (Foto; Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah Indonesia hampir Rp10.000 triliun, tepatnya mencapai Rp9.920,42 triliun per akhir Maret 2026. 

Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar Rp282,52 triliun dibandingkan posisi pada Desember 2025 yang tercatat senilai Rp9.637,9 triliun.

Meski secara nominal mendekati angka psikologis Rp10.000 triliun, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini berada di level 40,75 persen. 

Angka tersebut tercatat masih berada jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan Undang-Undang Keuangan Negara, yakni sebesar 60 persen terhadap PDB.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan nominal tersebut. Dia membandingkan kondisi fiskal Indonesia dengan negara-negara maju dan tetangga yang memiliki rasio utang jauh lebih tinggi.

"Kan acuannya apa? Utang. Kalau kita lihat lacuan yang paling ketat di Eropa, rasio utang ke PDB berapa? 60 persen. Kita masih jauh, kenapa lo nanya lagi? Iya masih aman, masih sekitar 40an persen, ke 40 persen lebih sedikit jadi aman. Singapura berapa? 180 persen ya, 180 persen. Malaysia 60 persen lebih, Thailand juga berapa? Tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara-negara sekeliling kita, dibanding Amerika juga, dibanding Jepang apa Jepang 275 persen," kata Purbaya di kantornya, Jakarta.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement