"Tol ini sebenarnya melanjutkan backbone Tol Sumatera yang sudah ada. Nanti dari backbone di pintu Tol Betung, akan ada interline lagi yang menuju ke Tanjung Carat itu kurang lebih sekitar 80 kilometer, dan yang eksisting sekarang Palembang-Prabumulih akan kita dorong lagi sekitar 37 kilometer sampai kepada Muara Enim dengan total angka kurang lebih sekitar Rp26 triliun untuk pembangunannya," ungkap Todotua.
Guna merealisasikan proyek jumbo tersebut, pemerintah menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) agar prosesnya berjalan cepat dan terukur. Lewat kolaborasi lintas instansi serta dukungan sejumlah perusahaan pelat merah, tahapan pengerjaan fisik ditargetkan bisa segera dikebut dalam hitungan waktu ke depan.
"Rencananya KPBU penugasan, jadi nanti Kementerian Pekerjaan Umum bisa men-support dalam rangka setidaknya mengenai lahan, sisanya konstruksi dari Hutama Karya, dan pendanaannya nanti kita juga minta support dari Danantara. Kedua proyek ini akan kita dorong, dan kita harapkan dalam waktu dekat setidaknya di tahun ini rencana programnya sudah bisa kita mulai untuk konstruksi," tutur dia.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.