Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Bisa Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini Jurus BI-Kemenkeu Jaga Stabilitas

Anggie Ariesta , Jurnalis-Sabtu, 16 Mei 2026 |12:49 WIB
Rupiah Bisa Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini Jurus BI-Kemenkeu Jaga Stabilitas
Nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan akibat dinamika ekonomi global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

“Jadi, yang disampaikan Pak Gubernur, kami tetap meyakini dengan langkah-langkah yang dilakukan, rupiah akan stabil dan cenderung menguat,” tambah Denny optimistis, merujuk pada fundamental ekonomi domestik yang masih relatif solid.

Dari sisi fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah turut menjaga stabilitas pasar surat utang agar investor asing tidak keluar dari pasar keuangan domestik.

“Kita akan menjaga stabilitas bond market, membantu bank sentral, tentunya kita akan berkoordinasi dengan bank sentral juga,” tegas Purbaya di Istana Kepresidenan.

Kemenkeu juga secara intensif memantau pergerakan pasar obligasi negara. Langkah darurat akan diambil apabila imbal hasil (yield) SBN melonjak tajam. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif, di mana aliran modal asing dilaporkan kembali masuk.

Data menunjukkan yield SBN tenor 10 tahun turun 1,76 persen sepanjang periode 30 April hingga 13 Mei 2026, yang menandakan pasar obligasi mulai stabil.

Di sisi lain, pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengingatkan pemerintah agar tetap waspada terhadap risiko eksternal yang masih membayangi. Konflik bersenjata di Selat Hormuz antara AS dan Iran serta pergantian kepemimpinan The Fed kepada Kevin Warsh berpotensi membuat suku bunga AS tetap tinggi (high for longer) pada 2026 akibat lonjakan inflasi harga energi di Amerika Serikat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement