JAKARTA - Gelora Bung Karno (GBK) mencatat kenaikan pendapatan dari Rp566 miliar pada 2024 menjadi Rp812 miliar sepanjang 2025. Ini menjadi capaian positif dalam optimalisasi aset negara, termasuk melalui penataan Blok 15 yang diharapkan memberikan nilai tambah ekonomi dan manfaat yang lebih besar bagi negara serta masyarakat.
Direktur Keuangan PPKGBK, Hendry Arisandi, menjelaskan bahwa pendapatan GBK menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode pascapandemi Covid-19.
“Pada 2022, pendapatan GBK tercatat sebesar Rp255 miliar. Artinya, pendapatan 2025 meningkat hampir empat kali lipat dalam kurun waktu tiga tahun,” kata Hendry dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Sepanjang 2025, kawasan GBK dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga, budaya, MICE, rekreasi, komersial, serta agenda publik berskala nasional dan internasional.
Sementara itu, Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A. Kusumo menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, dukungan pemerintah, mitra, pengguna kawasan, dan masyarakat.