Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Investasi di IKN Tembus Rp72,3 Triliun, Apa Saja yang Dibangun?

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |09:42 WIB
Investasi di IKN Tembus Rp72,3 Triliun, Apa Saja yang Dibangun?
Investasi di IKN Tembus Rp72,3 Triliun, Apa Saja yang Dibangun? (Foto: Otorita IKN)
A
A
A

JAKARTA -  Total nilai investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai Rp72,39 triliun. Investasi ini menunjukkan keberlanjutan pembangunan IKN yang ditopang oleh kepercayaan investor.

Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw menjelaskan, capaian tersebut menjadi bukti pembangunan IKN tidak berhenti seiring dengan menuju hidupnya ekosistem perkotaan.

"Total angka estimasi investasi sebesar Rp72,39 triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan. Pembangunan Ibu Kota Nusantara adalah masa depan kota Indonesia, caranya adalah dengan bersama-sama kita membangun ekosistem kehidupan, layanan, hunian, dan berbagai aktivitas ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Saat ini, total estimasi investasi di IKN terdiri dari investasi swasta murni sebesar Rp60,29 triliun, serta fasilitas publik dan penugasan Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp12,10 triliun. Secara keseluruhan, telah terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 65 pelaku usaha yang masuk dalam investasi swasta murni, serta 15 penugasan kepada K/L.

Komposisi investasi tersebut juga menunjukkan keterlibatan pelaku usaha nasional dan internasional. Dari total 75 PKS, sebanyak 11 PKS berasal dari investor asing dengan 8 perusahaan dari 6 negara, yaitu Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia dan Singapura, sedangkan 64 PKS lainnya berasal dari pelaku usaha dalam negeri. Kehadiran investasi ini terlihat pada berbagai sektor, mulai dari hunian, infrastruktur, energi, akomodasi, pusat olahraga, hingga fasilitas komersial.

 

Di sisi lain, aktivitas perekonomian juga mulai tumbuh di kawasan Nusantara, termasuk melalui bisnis makanan, minuman, dan usaha penunjang kebutuhan masyarakat lainnya, baik bagi pekerja maupun pengunjung yang beraktivitas di kawasan Nusantara. 

Salah satu contoh perkembangan ekosistem bisnis di IKN terlihat dari masuknya pelaku usaha Roti’O. Hadirnya entitas bisnis ini menjadi salah satu contoh bagaimana pelaku usaha melihat peluang jangka panjang di Nusantara.

Troy menambahkan bahwa investasi yang masuk memberikan sinyal bahwa para investor mulai membaca IKN sebagai pasar masa depan.

“Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai terbentuk, di situlah kota ini mulai hidup. Investasi ini menjadi jembatan dari pembangunan menuju kehidupan kota,” tutupnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement