Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketimpangan dan Middle Income Trap Disorot di Tengah Pelemahan Rupiah ke Rp17.663

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |11:39 WIB
Ketimpangan dan Middle Income Trap Disorot di Tengah Pelemahan Rupiah ke Rp17.663
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah 0,05 persen atau 9,50 poin ke level Rp17.663 . (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Deni menjelaskan depresiasi rupiah merupakan bagian dari strategi penyesuaian struktural. Pelemahan rupiah dinilai dapat membuka ruang ekspor, memperkuat industri domestik, serta mengurangi ketergantungan impor.

“Tugas pemerintah adalah memastikan pelemahan rupiah tidak sekadar menjadi gejolak pasar, tetapi menjadi momentum transformasi,” tegasnya.

Di sisi lain, Deni menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen. Menurutnya, angka tersebut memberi kesan stabilitas ekonomi nasional masih terjaga.

“Angka ini menenangkan publik dan pasar, seolah menegaskan ekonomi nasional masih berada di jalur aman,” ujarnya.

Namun, ia menilai fondasi pertumbuhan ekonomi masih rapuh karena masih ditopang konsumsi pemerintah dan sektor hospitality.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement