Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirut PLN Ungkap Penyebab Sumatera Blackout, Listrik Padam Imbas Gangguan Cuaca hingga Efek Bencana Banjir

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Sabtu, 23 Mei 2026 |10:23 WIB
Dirut PLN Ungkap Penyebab Sumatera Blackout, Listrik Padam Imbas Gangguan Cuaca hingga Efek Bencana Banjir
Dirut PLN Ungkap Penyebab Sumatera Blackout, Listrik Padam Imbas Gangguan Cuaca hingga Efek Bencana Banjir (Foto: Dokumentasi PLN)
A
A
A

Dirut PLN menyebut proses pemulihan dilakukan bertahap mulai dari menyalakan pembangkit, menyambungkan ke sistem transmisi, hingga sinkronisasi ke sistem kelistrikan Sumatera. 

"Gardu induk dan sistem transmisi kami sudah pulih. Nah tentu saja langkah selanjutnya adalah bagaimana kami bisa menyalakan kembali pembangkit-pembangkit yang karena domino efek tadi patah," kata Darmawan.

PLN mengakui proses pemulihan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit berbasis gas relatif lebih cepat, yakni sekitar 5 hingga 15 jam. Sementara pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara membutuhkan waktu lebih panjang karena harus melalui proses pemanasan boiler dan pengaktifan auxiliary secara bertahap.

"Untuk sistem PLTU batu bara prosesnya membutuhkan waktu yang cukup panjang karena kami harus memanaskan air menjadi uap dan melakukan sinkronisasi satu per satu," pungkasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement