Anggaran bansos PKH 2026 ditetapkan sebesar Rp28,7 triliun untuk menyasar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bansos PKH di Juni 2026 masuk ke dalam pencairan tahap kedua mulai April, Mei dan Juni.
Besaran bansos PKH:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Disabilitas berat: Rp600.000
Sama seperti bansos PKH, bansos BPNT akan terus cair sesuai tahapannya. Penerima bansos BPNT akan memperoleh Rp200.000 per bulan. Pencairan dilakukan tiga bulan sekaligus, sehingga masyarakat akan mendapatkan Rp600.000.
Bansos BPNT atau kartu sembako mendapatkan alokasi anggaran Rp43,8 triliun untuk 18,3 juta KPM. Dana tersebut masuk dalam bentuk saldo elektronik yang dapat dibelanjakan di e Warong atau agen bank mitra pemerintah untuk membeli kebutuhan pangan pokok.
Bansos Program Indonesia Pintar (PIP) ini disalurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang ditujukan untuk siswa usia 6–21 tahun dari keluarga miskin/rentan miskin guna mencegah putus sekolah.
Bantuan ini mencakup jenjang SD hingga SMA/SMK/sederajat, dengan penyaluran dilakukan dalam tiga termin sepanjang tahun
Bansos PIP mulai dicairkan secara bertahap pada awal Mei hingga September 2026, ditujukan bagi siswa yang masuk dalam SK Nominasi atau usulan dinas pendidikan. Pencairan dilakukan melalui bank penyalur (BRI, BNI, BSI) dengan nominal Rp450 ribu - Rp1,8 juta/tahun
Jika merujuk pencairan bansos tahun lalu, maka penyaluran bansos 2026 dilakukan secara empat tahap di antaranya:
Bansos tahap 1 : Januari, Februari, Maret
Bansos tahap 2 : April, Mei, Juni
Bansos tahap 3 : Juli, Agustus, September.
Bansos tahap 4 : Oktober, November, Desember