Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KAI Targetkan Akuisisi INKA Rampung November 2026, Incar Pendapatan Rp33,9 Triliun 

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 05 Juni 2026 |07:19 WIB
KAI Targetkan Akuisisi INKA Rampung November 2026, Incar Pendapatan Rp33,9 Triliun 
KAI telah merinci kebutuhan sarana perkeretaapian untuk periode lima tahun ke depan. (Foto: Okezone.com/Feby Novalius)
A
A
A

Fokus utama kajian ini adalah memastikan stabilitas pasokan sarana kereta api sekaligus membangun sinergi bisnis yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Sejalan dengan rencana tersebut, KAI telah merinci kebutuhan sarana perkeretaapian untuk periode lima tahun ke depan.

Kebutuhan tersebut meliputi pengadaan sekitar 2.000 gerbong bottom dump, 1.200 gerbong datar, 652 unit kereta penumpang, hingga 30 rangkaian kereta rel listrik (KRL) untuk operasional di wilayah Jabodetabek.

Penyatuan ini dinilai krusial untuk mengatasi berbagai kendala pengadaan yang selama ini muncul, khususnya terkait kualitas produk dan kepastian waktu pengiriman.

"Dengan adanya integrasi KAI dan INKA, kami berharap kedua perusahaan dapat menyusun roadmap kerja sama pengadaan sarana jangka panjang, bukan hanya per tahun atau jangka pendek. Dengan demikian, seluruh persiapan R&D maupun manufaktur INKA dapat direncanakan dari awal hingga akhir," jelas Gede.

Gede menambahkan bahwa kepastian kontrak jangka panjang akan menjadi stimulus bagi INKA untuk memperkuat investasi di sektor manufaktur dan membenahi sistem rantai pasok. KAI mengestimasi integrasi ini akan mendongkrak kesehatan finansial INKA secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang, terutama dengan adanya potensi pemesanan produk senilai Rp18,9 triliun dalam periode lima tahun.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement