"Berharap ada kelonggaran atau program stimulus khusus bagi sektor kuliner mikro, seperti kemudahan akses modal usaha KUR atau program digitalisasi rantai pasok agar warteg bisa mendapatkan bahan baku langsung dari produsen atau petani dengan harga yang lebih murah," tuturnya.
Selain itu, Kowantara berharap pemerintah menjaga ketersediaan BBM subsidi, khususnya Pertalite dan Biosolar, agar tetap tersedia di SPBU. Menurut Mukroni, kelangkaan BBM subsidi berpotensi menambah beban pelaku usaha kecil yang bergantung pada transportasi harian.
Ia juga mendorong pemerintah memberikan dukungan kepada koperasi-koperasi warteg di berbagai daerah agar mampu melakukan pengadaan bahan baku secara kolektif untuk memangkas rantai distribusi.
"Pemerintah diharapkan memberikan dukungan nyata bagi koperasi-koperasi warteg lokal agar mampu melakukan collective buying untuk komoditas esensial seperti beras, minyak goreng, dan telur guna memotong rantai distribusi yang panjang," tegasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.