"Arah kebijakan moneter Kevin Walsh itu diprioritaskan. Yang pertama adalah suku bunga tetap dengan sinyal kemungkinan besar akan dinaikkan. Kemudian yang kedua penghapusan forward guidance. Jadi secara resmi bank sentral Amerika menghentikan praktik pemberian panduan ke depan. Kebijakan ini diambil agar pasar tidak berspekulasi dan lebih berfokus pada dinamika indikator ekonomi makro yang objektif, sama seperti Bank Indonesia. Banyak kebijakan-kebijakan yang tujuannya untuk menguatkan mata uang rupiah walaupun rupiahnya tidak menguat-menguat," kata Ibrahim.
Terakhir, dari aspek supply dan demand, penurunan harga emas global dimanfaatkan secara masif oleh jajaran bank sentral dunia untuk memborong emas batangan sebagai langkah lindung nilai dan dedolarisasi. Sepanjang kuartal I-2026 saja, total pembelian emas oleh bank sentral dunia telah menembus 244 ton.
Aktivitas perburuan emas ini dipimpin oleh Bank Sentral Polandia yang memborong 31 ton, Uzbekistan 25 ton, Kazakhstan 13 ton, hingga Bank Indonesia yang ikut menyerap sebanyak 2 ton.
Lembaga investasi J.P. Morgan memprediksi akumulasi pembelian emas oleh bank sentral global bisa menyentuh 900 ton tahun ini, sejalan dengan survei Bank Dunia (World Bank) yang mencatat 45 persen bank sentral akan terus menumpuk emas karena ekonomi global yang tidak baik-baik saja.
Kombinasi menipisnya cadangan minyak AS, potensi penutupan Selat Hormuz, agresivitas suku bunga The Fed, serta tingginya tensi perang dagang inilah yang menjadi alasan kuat mengapa indeks dolar AS diprediksi terus perkasa dan berpotensi menekan pergerakan rupiah pada pekan depan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.