Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta Neraca Dagang RI Defisit di Mei 2026, Akhiri Tren Surplus 72 Bulan

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2026 |09:03 WIB
7 Fakta Neraca Dagang RI Defisit di Mei 2026, Akhiri Tren Surplus 72 Bulan
Neraca perdagangan Indonesia akhirnya mencatatkan defisit sebesar USD1,61 miliar pada Mei 2026. (Foto :Okezone.com/Pelindo)
A
A
A

JAKARTA – Neraca perdagangan Indonesia akhirnya mencatatkan defisit sebesar USD1,61 miliar pada Mei 2026. Capaian ini menjadi pembalikan signifikan setelah sebelumnya Indonesia membukukan surplus tipis pada April 2026 sebesar USD89,1 juta.

Lebih dari itu, defisit ini sekaligus mengakhiri tren panjang surplus neraca perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, yang selama ini menjadi salah satu penopang stabilitas eksternal Indonesia.

Meski demikian, secara kumulatif Januari–Mei 2026, neraca perdagangan masih berada di zona positif berkat kuatnya sektor nonmigas.

Berikut Okezone rangkum fakta-fakta menarik terkait neraca perdagangan yang akhirnya defisit, Sabtu (3/7/2026): 

1. Akhiri Rekor Surplus 72 Bulan

BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 mengalami defisit USD1,61 miliar.

Padahal sebelumnya, Indonesia masih mencatat surplus pada April 2026 sebesar USD89,1 juta.

Kondisi ini menjadi defisit pertama setelah Indonesia konsisten mencatat surplus selama 72 bulan berturut-turut.

2. Penyebab Utama Defisit

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyebut defisit terutama dipicu oleh sektor migas.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement