Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab dan Antisipasinya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2026 |19:23 WIB
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab dan Antisipasinya
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso Soal Rupiah Rp18.000. (Foto: Okezone.com/IMG)
A
A
A

Adapun pada penutupan perdagangan Selasa (7/7/2026), nilai tukar rupiah berhasil berbalik arah dan ditutup menguat tipis 0,08 persen ke posisi Rp17.950 per dolar AS.

Meski demikian, secara pergerakan harian (intraday), mata uang Garuda sempat melemah hingga menyentuh level Rp18.009 per dolar AS pada sekitar pukul 14.12 WIB.

Menghadapi tekanan eksternal tersebut, Denny menegaskan bahwa BI akan mengambil langkah preventif dan tidak tinggal diam. Bank sentral siap mengerahkan seluruh instrumen bauran kebijakan demi menjaga stabilitas rupiah dengan bersiaga mengawal pasar selama 24 jam penuh, baik melalui jaringan pasar luar negeri maupun domestik.

Langkah yang diambil BI mencakup operasi intervensi pada tiga lini pasar keuangan strategis sekaligus menjalin komunikasi dua arah secara intensif dengan para pelaku pasar modal.

Denny menilai, melalui intervensi terukur tersebut, tingkat pelemahan rupiah masih terpantau lebih baik dan terkendali jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement