Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RANS Buka Suara soal Rumor Pencucian Uang

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |16:52 WIB
RANS Buka Suara soal Rumor Pencucian Uang
RANS Buka Suara soal Rumor Pencucian Uang (Foto: Okezone)
A
A
A

Sementara itu, sebagai underwriter, Trimegah Sekuritas Indonesia menilai valuasi RANS tidak dapat diukur semata-mata menggunakan indikator keuangan konvensional karena bisnis perseroan bertumpu pada kreativitas sebagai aset utama.

Direktur Trimegah Sekuritas Indonesia David Agus menjelaskan nilai perusahaan berawal dari kreativitas yang menghasilkan pengaruh (influence), kemudian membangun basis pengikut (followers), hingga akhirnya menciptakan peluang monetisasi.

Karena itu, pendekatan valuasi seperti price to earnings ratio (PER) maupun price to book value (PBV) dinilai tidak sepenuhnya mampu mencerminkan nilai ekonomi dari bisnis berbasis kreativitas.

“Jadi balik lagi pertanyaannya, apakah memang nilainya kreativitas, entrepreneurship, dan kemampuan influence dengan base follower yang ada dari Pak Raffi dan Mbak Nagita, dan ekosistemnya termasuk artis-artis yang lain, itu hanya nilainya Rp2,5 triliun (kapitalisasi pasar RANS) kan tidak bisa dijawab (hanya dengan angka),” kata David.

Dari sisi fundamental, David menilai komposisi pemegang saham menjadi salah satu indikator positif karena diisi investor yang memahami industri media.

Terkait risiko investasi, meski sebagian investor masih memandang ketergantungan terhadap figur pendiri sebagai risiko utama, David memandang bahwa kondisi bisnis perseroan saat ini menunjukkan kontribusi pendapatan maupun profitabilitas tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kekayaan intelektual (IP) pribadi Raffi Ahmad maupun Nagita Slavina.

Diketahui, RANS resmi melangsungkan IPO dengan menghimpun dana senilai Rp429,25 miliar. Saham RANS dibuka sekaligus bertahan di level Rp228 per saham, meningkat 34,12 persen atau 58 poin dari harga IPO Rp170 per saham, sehingga langsung menyentuh batas auto reject atas (ARA).

Hingga pukul 14.23 WIB, volume transaksi mencapai 7,11 juta saham dengan nilai transaksi Rp1,62 miliar dalam 17.480 kali transaksi. Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar perseroan menjadi sekitar Rp2,87 triliun.

Struktur kepemilikan saham RANS didominasi oleh Raffi Farid Ahmad dengan porsi 62,93 persen, diikuti publik 20,02 persen, PT Indonesia Entertainmen Grup 7,23 persen, Soultan Ariq Rachman 2,74 persen, Dony Oskaria 2,74 persen, Sutanto Hartono 1,14 persen, Nagita Slavina Mariana Tengker 0,99 persen, Kaesang Pangarep 0,91 persen, Hikmat Janika 0,68 persen dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi 0,61 persen.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement