“Babak permusuhan terbaru berpotensi merusak kesepakatan tersebut, dengan pembicaraan perdamaian di masa depan antara kedua negara kini tampak tidak pasti,” ujar dia.
Sentimen lain berasal dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun telah naik 5,5 basis poin menjadi 4,525 persen. Akan tetepi, lanjut dia, pasar uang skeptis terhadap kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed di bulan Juli, tetapi untuk bulan September, kemungkinannya mendekati 60 persen, menurut CME FedWatch Tool.
“Para pedagang sekarang mengalihkan perhatian mereka ke notulen rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) di bulan Juni, yang akan dirilis nanti malam pada Kamis dini hari pukul 01.00 WIB, untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang pemikiran The Fed,” pungkas Ibrahim.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.