Sebagai langkah awal, amatilah tampilan luar fisik emas secara saksama. Emas murni yang diproduksi resmi pasti memiliki penanda berupa cap logo produsen atau kadar karat, seperti:
Lalu, emas asli mempunyai kilau kuning pekat yang merata di seluruh permukaan dan tidak menunjukkan gradasi warna atau bercak kehijauan meskipun permukaannya sering bergesekan.
Emas dikenal sebagai logam berharga yang stabil dan memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi. Untuk membuktikannya, cukup lakukan pengujian berikut.
- Uji Densitas: Timbang emas dan ukur volume udara yang dikeluarkan ketika emas dimasukkan ke dalam gelas ukur. Massa jenis emas sekitar 19,32 g/cm3. Apabila hasil perhitungan mendekati angka tersebut, maka kemungkinan besar emas asli.
- Uji Asam Nitrat: Teteskan asam nitrat ke permukaan emas. Emas asli tidak akan menunjukkan reaksi apa pun, seperti perubahan warna. Namun, tes ini biasanya dilakukan oleh profesional demi mencegah risiko rusaknya permukaan emas.
Emas juga menyimpan karakteristik fisik yang unik dan sulit ditiru oleh logam palsu. Adapun beberapa uji fisik sederhana yang dapat dicoba untuk memastikan keasliannya, antara lain: