Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam mempertanyakan kebenaran isu pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun yang ramai diperbincangkan publik.
Mufti mengaku kesulitan memperoleh informasi resmi dari pemerintah terkait kabar tersebut.
"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp1,8 triliun. Lalu dari isu ini kami mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga informasi pihak-pihak terkait tidak berani jawab," kata Mufti di Gedung DPR.
Karena itu, dirinya meminta penjelasan langsung dari Menteri Koperasi mengenai kebenaran isu tersebut.
"Maka pada kesempatan ini kami ingin tanya kepada pak menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran Rp1,8 triliun betul tidak pak?" lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota buka suara. Dia menyayangkan isu tersebut datang dari anggota DPR sehingga dipertanyakan validitas data yang digunakan.
Dirinya juga menilai narasi tersebut bersifat provokatif dan tak berdasar dan meminta para wakil rakyat untuk menggunakan keakuratan data sebelum disampaikan ke publik.
"Kita perhatiin ya maksudnya melihat bahwa anggota Dewan kita berani bicara di publik tanpa mendapatkan data-data yang prudent sehingga sebetulnya sikap-sikap beliau seperti itu sangat merendahkan dan tidak menjunjung tinggi kehormatan badan Dewan Perwakilan Rakyat," ujar Joao usai acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).
Saat ditanya apakah data tersebut bisa disebut sebagai data tidak akurat, Joao tidak berkomentar lebih dalam.
"Kalau saya bilang bodong, anda provokasi, tapi sepertinya begitu juga (bodong) sih," jawab Joao.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.